Provinsi Kepulauan Riau · 7 kabupaten/kota

Agar tak ada anak yang harus menyeberang laut demi sekolah.

KAEEI · Kepri Archipelago Education and Educator Intelligence

Kami memetakan kebutuhan pendidikan hingga level pulau, lalu merekomendasikan intervensi termurah yang layak — dari kelas rangkap Rp 75 juta sampai sekolah baru Rp 8,9 miliar — supaya setiap anak bisa belajar tanpa harus keluar pulau.

253 pulau berpenghuni
1.987 sekolah terpetakan
6 modalitas intervensi
Gulir
01 Masalah yang kami lihat

Jarak laut mengubah semua perhitungan pendidikan.

Rasio guru–murid dan APK yang sehat di level kabupaten bisa menyembunyikan kenyataan pahit di level pulau: ada anak yang harus naik pompong dua jam sekali jalan hanya untuk masuk kelas.

Angka rata-rata tak pernah bertanya siapa yang tinggal di ujung.

Anak usia SMA tanpa SMA di pulaunya
4.577 anak

Beban terberat ada di jenjang atas. Pada usia SMP angkanya 2.045 anak; pada usia SD nyaris nol, karena hampir semua pulau berpenghuni sudah punya SD.

Jumlah anak dari BPS, dibagi ke tiap pulau memakai catatan Dukcapil per desa · perkiraan
Terbukti tanpa SMA
102 dari 153 pulau yang datanya lengkap

Yang dihitung hanya pulau yang sudah pasti sekolah-sekolahnya. Keadaan pulau lain belum diketahui — dan belum tahu bukan berarti tidak ada.

Referensi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen, lokasi sekolah dicocokkan ke batas pulau · resmi
Pulau dengan akses laut rapuh
26 pulau berpenghuni

Lautnya berhenti dilayari saat musim barat, kapalnya hanya sekali sehari, atau hanya satu rute yang menuju ke sana. Dihitung dari 38 trayek Dishub yang melayani 88 pelabuhan, ditambah jawaban sekolah tentang kapal dan musim barat.

Data lintasan kapal Dishub Kepri & isian sekolah Dinas Pendidikan · resmi

Mengapa sistem ini dibangun

2.408 pulau di Kepulauan Riau, 96% wilayahnya perairan
20.613 guru dibutuhkan menurut Analisis Beban Kerja, sementara yang tersedia 17.693 — kurang 2.920, dan sebarannya tidak merata
156 sekolah negeri tanpa kepala sekolah, dari 1.164 sekolah
02 Cara kerja sistem

Dari data mentah ke keputusan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Tiga langkah deterministik. Setiap angka bisa ditelusuri sumbernya; setiap rekomendasi datang dengan alasannya.

01

Petakan setiap pulau

Koordinat 1.987 sekolah dicocokkan satu per satu ke batas pulaunya, bukan ditebak dari nama kecamatan. Semua dihitung per pulau — hanya di situ pertanyaan "apakah anak harus menyeberang untuk sekolah" bisa dijawab.

  • Data sekolah nasional
  • BPS
  • Batas pulau
02

Proyeksikan kebutuhan

Anak yang berumur enam tahun sekarang adalah calon murid kelas 1 tahun ini. Daya tampung dihitung dari jumlah rombongan belajar yang benar-benar ada, dikali kapasitas rujukan Permendikbud, lalu dibandingkan dengan jumlah anak di tiap jenjang sampai 2030.

  • Mengikuti kelompok umur
  • Sampai 2032
  • Per jenjang
03

Rekomendasikan intervensi

Sistem memilih modalitas termurah yang layak — dari kelas rangkap sampai sekolah baru — lengkap dengan skor prioritas dan alasan yang bisa dibaca pejabat.

  • 6 modalitas
  • Skor + alasan
  • Ringkasan naratif
03 Mulai dari satu pulau
Buka dashboard,
mulai dari satu pulau contoh.

Gunungpapan · 191 anak usia SMA · rekomendasi asrama dekat sekolah induk · Rp 1,6 miliar, lengkap dengan skor dan alasannya.